Selasa, 02 Desember 2014

Siswa SMK Industri Al Kaaffah Produksi Lampu Led Hemat Energy



KBRN, Malang: Puluhan Siswa SMK Industri Al Kaffah Kepanjen Kabupaten Malang mampu memproduksi 25 ribu unit lampu Led Emergency yang hemat Energy. Temuan teknologi oleh siswa ini tentunya mengundang apresiasi dari masyarakat di daerah setempat.

Kepala Sekolah SMK Industri La Kaffah Maya Dian Rosita mengaku bangga anak didiknya bisa kreatif menemukan lampu led emergency yang kini tengah dibutuhkan oleh masyarakat.
"Setelah 6 bulan diberikan pelatihan, siswa kami saat ini mampu memproduksi Lampu Led Emergency yag hemat energy," ungkap Kepala Sekolah SMK Industri Al Kaaffah Kepanjen, Maya Dian Rosita kepada RRI, Kamis (27/11/2014).

Dijelaskan, Yayasan SMK Al Kaaffah dipercaya oleh perusahaan Wiselite asal china untuk memproduksi lampu tersebut.

"Siswa kita sebanyak 56 sudah dinilai oleh pihak Wiselite dan dinyatakan sesuai dengan standart perusahaan, sehingga kami dipercaya untuk memproduksi lampu berbahan baku dari china tersebut," terangnya.

Saat ini lanjut Maya, 56 siswa itu sudah memproduksi 3 ribu unit yang sudah dipasarkan.

"Persiswa mampu merakit satu unit lampu dengan waktu 20 menit, mulai dari assembling, Quality Control hingga Packing," jelasnya.

Ditegaskan pengerjaan produksi lampu itu dipastikan tidak akan mengganggu mata pelajaran, sebab proses produksi dilakukan sepulang dari sekolah dan pada hari libur. Kelebihan Lampu produksi kita itu hemat energy dan mampu menyimpan energy lebih lama saat pemadaman karena jenis Led. Maya Dian Rosita menambahkan, target dalam sebulan para siswa itu mampu memproduksi 25 ribu unit .

"Kita sudah banyak pesanan dari distributor dan koperasi, saat ini pesanan sudah mencapai 12 ribu unit untuk di Jawa Timur saja, belum dari Propinsi Bali dan Sumatera," beber perempuan berparas cantik itu.

Maya melanjutkan, lampu produksi siswa itu selain hemat energy juga efektif digunakan selama 4 jam dan penggunaan mampu hingga 10 ribu jam. (SP/Yus/BCS)
Sumber : http://rri.co.id/post/berita/122277/teknologi/siswa_smk_industri_al_kaaffah_produksi_lampu_led_hemat_energy.html

SMK Al Kaffah Produksi Emergency Lamp Ramah Lingkungan




MALANG (BM) -  Kreatifitas siswa kembali ditunjukkan saat masih di bangku sekolah. Contohnya, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  Al Kaffah Kepanjen mampu memproduksi emergency lamp ramah lingkungan.

Karena menggunakan teknologi LED, lampu produksi siswa ini dijamin memiliki penerangan maksimal. Produk dinamai LED KAAFF ini juga mampu menyimpan energi selama 25 ribu jam.

Ada dua produk sebenarnya yang dihasilkan siswa yakni emergency lamp serta LED light Bulb. Untuk emergency lamp akan mampu menyimpan daya, karena dilengkapi dry baterai sampai penggunaan 10 ribu jam.

Alat sebagai wadah bola lampu tersebut juga dapat dilakukan pengisian ulang. Peralatan ini juga dilengkapi remote control sehingga memudahkan penggunanya.

"Jadi tidak khawatir kalau aliran listrik putus, lampu akan tetap menyala," Kepala Sekolah SMK Al Kaffah Kepanjen Maya Dian Rosita.

Hasil karya ini juga memiliki keuntungan dari sisi ramah lingkungan. Kenapa disebut begitu, karena produk tersebut tidak mengeluarkan radiasi UV, ultraviolet, serta material lain yang membahayakan.

"Bahan yang digunakan ramah lingkungan dan bisa didaur ulang," jelas Dian.

Dia mengaku, bahan baku keseluruhan dipasok oleh PT. Wiselite, dimana perusahaan besar yang memproduksi lampu penerangan jalan raya. Dari bahan baku yang dibutuhkan, kemudian dirakit para siswa sebagai produk unggulan mereka.

"Kebaikan LED adalah ramah lingkungan, kami yang memiliki idenya. Bahan baku dipasok oleh Wiselite," akunya.

Sebanyak tiga ribu emergency lamp bersama LED Light Bulb dapat diproduksi siswa. Rencananya, sebanyak 24 ribu produk menjadi target setiap bulannya.

"Saat ini kami memproduksi tiga ribu emergency lamp berdaya 6 watt," jelas Dian.

LED KAAFF dipromosikan mampu menyimpan energi hingga 25 ribu jam sehingga jika terjadi pasokan listrik mati tetap akan menyala.

Dian mengungkapkan, dalam pengerjaan atau produksi melibatkan seluruh siswa jurusan elektro, otomotif dan komputer jaringan. Agar tidak menganggu proses belajar mengajar, perakitan dilakukan setelah jam sekolah.

"Kami mengharapkan, kemampuan siswa ini terakomodir dengan baik. Sebagai bekal setelah lulus sekolah," ungkapnya.

Para siswa terlihat mahir saat mendemontrasikan kemampuannya merakit LED KAFF berdaya 6 watt. Mulai dari aseemblyng sampai pengepakkan. (lil/yoc)

sumber : http://www.beritametro.co.id/life/smk-al-kaffah-produksi-emergency-lamp-ramah-lingkungan

Produksi Lampu Hemat Energi, SMK Industri Al Kaaffah Dipercaya Perusahaan Asal Tiongkok



Kemampuan siswa SMK untuk bersaing di dunia industri kini semakin berkembang, Ngalamers. Salah satu contohnya adalah apa yang dihasilkan para siswa SMK Industri Al Kaaffah Kepanjen, Kabupaten Malang.
Puluhan siswa tersebut mampu memproduksi 25 ribu unit lampu LED Emergency hemat energi.
"Setelah 6 bulan diberikan pelatihan, siswa kami saat ini mampu memproduksi Lampu LED Emergency yang hemat energi," tutur Maya Dian Rosita, Kepala Sekolah SMK Industri Al Kaaffah kepada rri.co.id, Kamis (27/11).
Kreasi LED Emergency ini membuat Maya bangga, terlebih saat ini lampu hemat energi kian dibutuhkan masyarakat.
Menurut Maya, saat ini Yayasan SMK Al Kaaffah telah dipercaya perusahaan Wiselite asal Tiongkok untuk memproduksi lampu hemat energi tersebut. Dengan total 56 siswa, saat ini sudah memproduksi 3 ribu unit lampu.
"Siswa kita sebanyak 56 sudah dinilai oleh pihak Wiselite dan dinyatakan sesuai dengan standart perusahaan, sehingga kami dipercaya untuk memproduksi lampu berbahan baku dari china tersebut," ujarnya.
Dikarenakan proses produksi lampu ini dilakukan siswa sepulang dari sekolah dan pada hari libur, Maya menegaskan, hal ini tidak akan mengganggu mata pelajaran siswa.
"Per-siswa mampu merakit satu unit lampu dengan waktu 20 menit, mulai dari assembling, Quality Control hingga Packing," ungkap Maya.
Dalam sebulan, para siswa tersebut ditargetkan mampu memproduksi 25 ribu unit lampu, Ngalamers.
"Kita sudah banyak pesanan dari distributor dan koperasi, saat ini pesanan sudah mencapai 12 ribu unit untuk di Jawa Timur saja, belum dari Propinsi Bali dan Sumatera," pungkasnya.
Selain hemat energi, LED Emergency produksi siswa SMK Al Kaaffah mampu menyimpan energi lebih lama saat pemadaman, efektif digunakan selama 4 jam dan penggunaan hingga 10 ribu jam.
Sumber: http://halomalang.com/news/produksi-lampu-hemat-energi-smk-industri-al-kaaffah-dipercaya-perusahaan-asal-tiongkok

Hebat, Pelajar SMK Ciptakan Lampu Led Hemat Energi




 INILAHCOM, Malang - Kreativitas siswa-siswi SMK Al Kaaffah patut diacungi jempol. Meski masih duduk di bangku kelas dua dan tiga, beberapa pelajar ditempat itu mampu membuat 3.000 unit lampu led ramah lingkungan yang hemat energi.  Pelajar bahkan memperoleh pesanan lebih dari 25.000 unit lampu led buatannya yang akan di jual ke Bali dan Kalimantan.  SMK Al Kaaffah berada di Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Dengan jumlah murid mencapai lima ratus siswa lebih, ada tiga jurusan di tempat itu. Jurusan Elektro, Otomotif dan Jaringan Komputer.  Disiplin, Berkarakter dan Mandiri dengan pemberian materi enterprenur sejak dini, membuat beberapa Perusahan bonafit menggandeng SMK Al Kaaffah.  Pertama-tama, bahan baku dari perusahaan Cina yang masih mentah, masuk unit perakitan. Unit tempat perakitan ini, memakai ruang belajar sekaligus ruang praktikum komputer dan elektro sekolah. Di unit perakitan ini, siswa-siswi nampak cekatan saat merakit hantaran daya, kabel listrik hingga mengeluarkan pijar cahaya.  Setelah proses perakitan selesai, seluruh lampu led masuk ruang uji coba. Di ruang uji coba, beberapa pelajar mulai melakukan tes ketahanan daya listrik. Termasuk, memainkan tombol remote lampu led yang bakal dijual bebas ke pasaran.  Beberapa lampu led yang lolos uji coba, diserahkan pada unit kerja quality control (QC). Mirip cara kerja produksi pabrikan besar, di unit QC, beberapa pelajar kembali memerisa kondisi lampu yang akan dikomersilkan. Setelah dilakukan penyempurnan, barulah lampu led siap jual, dikemas dalam kardus sesuai daya yang dihasilkan.  "Kita buat lampu led dengan kekuatan 3 watt, 5 watt, 7 dan 9 watt. Masing-masing punya harga berbeda-beda," terang Muhammad Soleh, Pengasuh SMK Al Kaaffah, Kamis (27/11/2014) siang.  Setelah proses packing selesai, seluruh lampu led buatan siswa pun siap dipasarkan. Sampai hari ini, sudah 3000 lampu led yang dipesan berbagai distributor lampu listrik dan sejumlah koperasi.  Dalam waktu dekat, pihak sekolah juga akan menyelesaikan pesanan sebanyak 25 ribu unit lampu led yang akan di pasok ke Bali dan Kalimantan.  "Setelah ini kita akan patenkan hasil cipta siswa. Kita beri nama Led Kaaff," ucap Gus Soleh, sapaan akrab pria yang punya hewan peliharaan berupa Harimau Bengala itu.  Terpisah, Maya Dian Rosita, Kepala Sekolah SMK Al Kaaffah, menerangkan, seluruh proses produksi pembuatan lampu led ramah lingkungan dan hemat energi, tidak menganggu proses belajar mengajar siswa. Hal itu dikarenakan proses pengerjaan pada jam ekstra kurikuler serta Sabtu dan Minggu, selepas siswa pulang sekolah.  "Saat ini sudah ready sekitar 3000 unit lampu led. Seluruhnya sudah dibeli beberapa distributor dan koperasi. Dalam waktu dekat, kita sudah siapkan 25 ribu unit karena sudah ada yang pesan," terangnya.  Masih kata Maya, ada reward bagi siswa-siswi yang teribat dalam proses produksi pembuatan lampu led. Selain uang saku, seluruh biaya sekolah digratiskan.  "Ada 56 siswa yang terlibat dalam pengerjaan lampu hemat energi dan ramah lingkungan yang kita buat. Satu lampu, ada garansinya setahun dengan harga bervariasi mulai Rp 75 ribu per satu unitnya. Cocok untuk rumah tangga, kalau lampu padam, lampu led ini bisa nyala langsung," ujarnya. [beritajatim]

Sumber : http://nasional.inilah.com/read/detail/2158064/hebat-pelajar-smk-ciptakan-lampu-led-hemat-energi#.VH5878nNlSQ

Rabu, 19 November 2014

Rangkuman MULOK smt 1 Kelas X TKJ



A.      Packet Tracer
                Packet Tracer adalah suatu aplikasi yang digunakan untuk simulasi jaringan sebelum jaringan tersebut diterapkan di dunia nyata. Selain itu, fungsi packet tracer adalah untuk simulasi aliran data antar system komputer, dan untuk menghitung efisiensi sumber daya.
Ada beberapa tool pada packet tracer 6.1, yaitu :
1.                   Routers




Pada tool ini ada beberapa jenis router, yaitu router 1841, 2620XM, 2621XM, router 1941, router 2811, router 2901, router 2911, generic router, generic routerMT

2.      Switches
Pada tool ini ada beberapa macam switch, yaitu switch 2950-24, switch 2950T-24, switch 2960-24TT,  3560-24ps, bridge



3.      Hubs



Pada tool ini ada 3 jenis HUB, yaitu  generic hub, repeater, coaxial splitter.

4.      Wireless devices



Pada tool ini ada 3 macam alat, yaitu Acces point A, Acces point N, Linksys-wrt 300N.

5.      Connections



Pada tool ini ada beberapa macam penghubung jaringan, antara lain automatically choose connection type, console, copper straight, copper cross, fiber, phone, coaxial, serial DCE, serial DTE, octal.

6.      End devices



Pada tool ini terdapat bermacam-macam alat, antara lain generic pc, laptop, ip phone 7960,  VoIP device, analog telephone, tv, smart device, wireless end devices, wired and device, tablet pc, server, printer

7.      WAN emulation



Pada tool ini ada beberapa alat, yaitu cloud, cloud empty, DSL modem, dan cable modem.

8.      Custom made devices
Pada tool ini terdapat wireless PC, 1841 WIC, dan lain-lain.



9.      Multiuser connection



Pada tool ini terdapat remote network.


                Semua tool tadi berfungsi untuk membuat sebuah simulasi jaringan dimana hal itu dilakukan sebelum pengaplikasian jaringan pada dunia nyata. Misalnya ingin membuat jaringan peer to peer, maka kita membutuhkan 2 buah PC, kemudian kabel copper cross/ straight sesuai kebutuhan. Kemudian edit IP kedua PC tersebut. Nah, sebelum langkah-langkah tadi diterapkan di dunia nyata, dibuat simulasinya dulu di packet tracer supaya tidak terjadi kesalahan.

B.       Corel Draw X3
                Corel draw adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk design grafis. Beberapa tool yang terdapat pada corel draw x3 yaitu :
1.      Pick tool, fungsinya untuk menyeleksi objek
2.      Shape tool, fungsinya untuk membentuk objek baru sesuai yang diinginkan dari objek yang telah diseleksi
3.      Crop tool, fungsinya untuk memotong objek
4.      Zoom tool, fungsinya untuk memperbesar dan memperkecil halaman
5.      Freehand tool, untuk menggambar objek sesuai dengan kemauan kita
6.      Rectangle tool, untuk membuat objek berbentuk bidang datar yang dasarnya persegi
7.      Ellipse tool, untuk membuat lingkaran
8.      Polygon tool, untuk membuat objek bidang datar yang dasar nya berbentuk segi 3 atau segi 5
9.      Text tool, untuk menambahkan tulisan
10.  Fill tool, untuk memberi warna yang bervariasi pada objek
11. dan masih banyak lagi tool dan fungsi-fungsinya

                Itu tadi adalah beberapa tool yang sering digunakan untuk design grafis pada corel draw x3. Sedangkan ada beberapa teknik dalam mengolah grafis, misalnya powerclip.
C.      Powerclip adalah memasukkan objek ke dalam objek yang diinginkan. Caranya adalah buat 2 buah objek, yang pertama lingkaran, dan yang kedua berbentuk persegi. Klik objek yang berbentuk lingkaran, kemudian pilih menu effect à powerclip à place inside container. Kemudian setelah cursor berbentuk panah berwarna hitam besar, klik pada objek kedua, yaitu persegi. Maka lingkaran tersebut sudah berada di dalam persegi tadi. Jika ingin mengeditnya caranya adalah, klik objek tadi, pilih menu effect à powerclip à edit content. Jika selesai mengeditnya, pilih menu effect à powerclip à finish editing this level.